Caleg Kian Gencar Turun ke Bawah Cari Simpati Warga

Febri caleg PDIP DPR RI dan Nindya cucu pendiri Boedy Utomo dr Muhammad Saleh (Agus Salam/Jatim TIMES)
Febri caleg PDIP DPR RI dan Nindya cucu pendiri Boedy Utomo dr Muhammad Saleh (Agus Salam/Jatim TIMES)

PROBOLINGGOTIMES – Mendekati pemilihan legislative (Pileg) persaingan antar caleg di internal dan eksternal partai, kian tampak. Mereka gencar turun ke bawah untuk meraih simpati masyarakat. Tak terkecuali Caleg DPR-RI dari PDIP Dapil (Daerah Pemilihan) II Kota dan Kabupatan Probolinggo

Empat dari tujuh calegnya, turun gunung untuk memperoleh suara terbanyak. Di antaranya, Hamsah Haq, Luthfi, Junaidi dan Febry. Seperti pada Minggu (6/1) siang, Febri Wibawa Parsa, caleg nomor urut 4, tampak bersama Nindya Ariyatni Saleh. Ternyata, pria kelahiran Medan, Sumatra Utara itu selalu bersama Nindya, setiap kali ada kesempatan bertemu dengan konstituennya.

Nindya, Cucu dari dr Muhammad Saleh, pendiri RSUD dr M Saleh ini saat ditanya sejumlah wartawan blak-blakan, mendukung penuh sejawatnya tersebut. Bahkan, Nindya yang pernah nyaleg di dapil yang sama tahun 2014 lalu, akan mengarahkan pemilihnya ke Febri. “Pada pileg 2014, kami dapat 18 ribu suara. Kami arahkan pemilih saya ke Pak Febri semua,” ujarnya.

Nindya yang menyempatkan diri menjenguk rumah Kakeknya dr Muhammad Saleh yang kini dijadikan Museum itu mengaku, mendukung Febi, karena visinya sama dengan dirinya yakni, peduli dengan UKM. Apalagi, Febi seorang pengusaha dan aktif di komunitas Akurindo. Sebuah komunitas yang bertugas menfasilitasi UKM seluruh Indonesia. “Pemilih yang cerdas, memilih pak Febi,” katanya.

Kepada wartawan, Nindya mendukung caleg pendatang baru, bukan untuk melengserkan caleg incumbent Hamzah Haq. Tetapi karena dirinya cocok dan sevisi dengan Febi. Apalagi, oleh partainya, ia diminta untuk memperbesar suara PDIP di dapil II dan memenangkan capres-cawapres Jokowi-Amin. “bukan itu tujuan kami. Paling tidak ada regenerasi,” pungkasnya.

Hal senada juga diungkat Febri. Menurutnya, ia nyaleg di kota dan kabupaten yang bukan tanah kelahirannya, karena tugas partai. Ia diminta untuk meraih sebanyak-banyaknya suara PDIP dan memenangkan capres dan Cawapres yang diusung partainya. “Enggaklah. Saya tidak punya tujuan seperti itu. Kita turun ke bawah sama-sama untuk membesarkan PDI dan memenangkan Jokowi,” tandasnya. 

Ditanya soal target, Febi mengatakan, jika sebelumnya di dapil II PDIP hanya mendapat satu kursi, untuk pileg tahun ini harus 2 kursi. Hanya saja, ia enggan berkomentar saat ditanya, apakah dirinya nanti yang akan duduk di kursi DPR-RI. ‘Bagi saya, siapa saja tidak masalah. Yang penting, kami sudah melaksanakan tanggungjawab  ke partai. Kami kan kepingin, PDIP menang di DPR RI. Agar program-program Jokowi, jika terpilih lagi, berjalan mulus,” pungkasnya.

 

Pewarta : Agus Salam
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Probolinggo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]probolinggotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]probolinggotimes.com | marketing[at]probolinggotimes.com
Top