Siswi Lahirkan Bayi di WC Puskesmas, Polisi Amankan Celana Dalam dan Baju Tidur Motif Doraemon

Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar saat rilis adanya siswi yang lahirkan bayi di WC Puskesmas Kauman (Foto : Anang Basso / TulungagungTIMES)
Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar saat rilis adanya siswi yang lahirkan bayi di WC Puskesmas Kauman (Foto : Anang Basso / TulungagungTIMES)

PROBOLINGGOTIMES, TULUNGAGUNG – Polisi telah memeriksa tiga orang dalam kasus siswi yang melahirkan di WC Puskesmas Kauman Kamis (10/01) malam. Selain itu, polisi telah membawa beberapa barang bukti sebelum menentukan kasus hukum terhadap Rosa (16) siswi salah satu SMA dan beralamat di salah satu desa di Kecamatan Kauman.

"Barang bukti yang kita temukan telah kita kumpulkan, pelaku masih menjalani perawatan dan kondisi kurang sehat," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar dalam rilisnya Jumat (11/01) siang.

Tiga orang yang dimintai keterangan yaitu bidan, orang tua serta orang yang membongkar kloset tempat bayi ditemukan. Hingga kini polisi belum memeriksa Rosa dengan alasan kondisi yang masih lemah dan belum pulih kesehatannya pasca persalinan.

"Tiga orang saksi yang telah kita mintai keterangan yaitu bidan, orang tua dan orang yang membantu membongkar kloset," ungkap Kapolres.

Barang bukti yang dibawa diantaranya kloset yang telah dibongkar, sampel darah, celana dalam warna biru muda, baju tidur gambar doraemon dan beberapa barang bukti lain yang diduga terkait dengan persalinan itu.

Karena Rosa belum dapat diambil keterangan, polisi belum dapat menetapkan kasus hukum dan belum dapat mengambil kesimpulan apakah ada kesengajaan persalinan paksa atau tidak. 
"Dia (Rosa) masih di bawah umur, jadi ada perlakuan yang khusus sesuai dengan Undang-undang perlindungan anak," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Kauman Dr Aris Setiyawan menegaskan jika ada kabar yang kurang benar berkembang di masyarakat.
"Ada yang salah dari pemberitaan di beberapa media massa, bayi ini bukan kepala yang di dalam kloset tapi kaki sampai pinggul atau perut (yang di dalam)," kata Aris

Aris meluruskan, jika kepala berada di atas bukan di bawah seperti informasi yang berkembang saat ini.
"Itu kepala (bayi) di atas, bukan di bawah," terangnya.

Sebelumnya, Aris mengungkapkan Rosa yang diketahui datang ke Puskesmas sejak jam 18.45 wib mengeluh sakit, namun tidak mengaku jika dirinya hamil. 
"Jam 18.45 wib pasien datang ke Puskesmas dan diterima perawat jaga dan sempat ditanya apakah hamil, tapi keluarga yaitu bapak dan ibu pasien menyangkal," kata Kepala Puskesmas Kauman Dr Aris Setiyawan.

Lanjut Aris, karena membantah hamil petugas jaga menghormati pasien dan memberikan pengobatan atas sakit yang dikeluhkan
"Dikonsulkan ke dokter jaga puskesmas dan mendapatkan pengobatan awal sekaligus diobservasi untuk memantau perkembangannya," lanjutnya.

Saat Rosa dan orang tuanya datang, kebetulan di Puskesmas Kauman sedang full pasien dan juga ada pasien yang kondisinya memburuk serta harus dirujuk ke RSUD dr Iskak Tulungagung. 
"Saat itu petugas sibuk mengurus rujukan dan pasien lainnya," jelas Aris.

Di tengah menjalani observasi, Rosa dengan diantar oleh ibunya menuju kamar mandi karena merasa akan buang air besar.
"Karena lama tidak keluar dari kamar mandi, maka diketuklah pintu kamar mandi dan setelah terbuka sudah didapatkan ada bayi di kloset," ungkap Aris.

Saat itu, ibu Rosa berteriak minta tolong, sedang seorang bidan jaga berusaha menolong dengan mengeluarkan bayi dari dalam kloset WC tersebut.
"Sementara petugas yang lain menghubungi saya dan saya minta untuk menghubungi polisi," urai Aris.

Saat polisi datang, bayi dengan berat badan 2, 8 kilogram dan panjang 49 centimeter itu sudah dengan kondisi tak bernafas lagi. 

Untuk mengeluarkan tubuh bayi yang telah masuk kloset itu, petugas terpaksa membongkar kloset memakai linggis.

Pewarta : Anang Basso
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]probolinggotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]probolinggotimes.com | marketing[at]probolinggotimes.com
Top