Ibu Bayi dalam Kloset Ditetapkan Tersangka, Ternyata Lakukan Hal Keji Ini pada Bayinya

Kapolres (tengah) saat tunjukan barang bukti pembuangan bayi dalam kloset beberapa waktu lalu (foto : Joko Pramono/JatimTIMES)
Kapolres (tengah) saat tunjukan barang bukti pembuangan bayi dalam kloset beberapa waktu lalu (foto : Joko Pramono/JatimTIMES)

PROBOLINGGOTIMES, TULUNGAGUNG – Penyidik akhirnya menetapkan Rosa (16), ibu bayi yang dibuang di kloset Puskesmas Kauman sebagai tersangka. Penetapan tersangka Rosa dilakukan setelah penyidik melakukan gelar perkara, Senin (14/1/19).

"Ada alat bukti yang cukup, dari keterangan saksi maupun petunjuk dan surat," ujar Kapolres Tulungagung melalui Kasubag Humas Polres Tulungagung, AKP Sumaji.
Atas penetapan ini, Rosa diancam dengan UU nomer 35 tahun 2012 pasal 80 ayat 3 dan 4.

"Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," ujar AKP Sumaji. 
Ancaman hukuman itu bisa bertambah menjadi 20 tahun, jika Rosa terbukti melakukan kekerasan pada bayinya hingga meninggal dunia. 
Lantaran masih di bawah umur, tidak dilakukan penahanan terhadap Rosa. Namun Rosa dikenakan wajib lapor 2 kali dalam seminggu. 

"Tersangka saat ini wajib lapor setiap Senin dan Kamis," kata Sumaji. 
Pihaknya masih belum menentukan tersangka lain dalam kasus ini, termasuk ayah biologis dari bayi Rosa.  

"Ayah biologisnya sementara masih jadi saksi," beber Sumaji pada awak media. 
Rosa, lanjut Sumaji melakukan tindakan kekerasan yang berujung kematian bayinya, lantaran takut dan malu. 

"Mungkin karena takut ketahuan masyarakat,  orangtuanya, temannya," katanya lebih lanjut.
Pihaknya sesegera mungkin akan melimpahkan kasus ini ke Kejaksaan Negeri Tulungagung.
Selain itu, Rosa juga akan didampingi oleh pekerja sosial untuk menjaga psikologisnya. 

Sebelumnya, kepolisian telah melakukan autopsi terhadap bayi yang ditemukan dalam kloset Puskesmas Kauman pada Kamis (11/1/19) lalu.  
Hasilnya, didapati bekas cekikan pada leher bayi dan pendarahan dalam pada perut korban. Korban meninggal lemas karena kehabisan nafas. 

Rosa pun juga telah mengakui mencekik bayinya sesaat setelah dilahirkan. Tak cukup sampai di situ, untuk menghentikan tangisnya,  si bayi disiram air dingin sebanyak 5 kali. 
Untuk mengeluarkan tubuh bayi dari dalam kloset, petugas terpaksa membongkar kloset.

Pewarta : Joko Pramono
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Tulungagung TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]probolinggotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]probolinggotimes.com | marketing[at]probolinggotimes.com
Top