Di Kota Probolinggo, Ratusan Surat Suara DPR RI Ditemukan Rusak

wali kota Hadi Zainal Abidin tinjau logistik pemilu di gudang KPU  (Agus Salam/Jatim TIMES)
wali kota Hadi Zainal Abidin tinjau logistik pemilu di gudang KPU (Agus Salam/Jatim TIMES)

PROBOLINGGOTIMES – KPU Kota Probolinggo, menemukan 100 lembar surat suara rusak. 

Belum diketahui, apakah surat suara DPR RI yang rusak tersebut dikembalikan ke KPU Pusat atau dimusnahkan. 

KPU masih berkoordinasi dengan KPU pusat meskipun berita acara kerusakan sudah dibuat.

Hal tersebut disampaikan Komisioner KPU Kota Probolinggo Divisi Data dan Informasi Joko Wahyudi, Selasa (26/2) pagi, usai mendampingi Wali Kota Hadi Zainal Abidin, meninjau gudang logistik pemilu dan pelipatan surat suara.

Disebutkan, surat suara Presiden, DPD dan DPR RI serta DPRD Provinsi sudah datang. Jumlahnya sama yakni 171. 191 lembar 

Yang belum datang sampai saat ini surat suara DPRD Kota Probolinggo. 

Joko mengaku, belum mengetahui kapan surat suara yang dimaksud tiba.

Sementara untuk pekerjaan pelipatan yang sudah diselesaikan, surat suara DPR RI. 

Diketahui, yang rusak 100 lembar. “Macam-macam. Ada rusak karena robek, ada pula yang kena tinta,” tandasnya.

Sementara, setelah dicek tidak ditemukan kesalahan nama caleg DPR-RI atau caleg yang terdaftar tidak ada namanya di lembar suara.

Sementara untuk caleg DPRD Provinsi dan caleg DPRD Kota Probolinggo, belum diketahui. 

Sebab, belum selesai dillipat dan saat ini masih berlangsung. 

“Sekarang masih pelipatan surat suara DPRD Provinsi. DPRD kota belum, karena belum datang. Surat suara Presiden dan DPD, belum dilipat. Ya, setelah ini,” ujarnya. 

Dijelaskan, untuk surat suara Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Jatim dan DPRD Kota, jumlahnya sesuai atau sama dengan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) yakni 167.834 lembar plus atau ditambah 2 persen. 

Menurut Joko, surat suara akan didistribusikan ke 20 kelurahan pada H-1. 

“Pendistribusiannya sampai ke TPS, kami bekerjasema dengan PT Pos,” tambahnya.

Untuk pekerjaan pelipatan durat suara, KPU merekrut 15 tenaga yang bekerja dari pukul 06.00 WIB sampai 23.00 WIB setiap harinya. 

Ongkos kerja borongan melipat satu surat suara Rp 100 untuk surat suara , DPR RI, DPRD Jatim dan DPRD Kota. 

Sedang untuk surat suara presiden lebih murah yakni Rp 50 per lembar dengan alasan ukurannya lebih kecil.  

Pada pelaksanaan pemilu 17 April mendatang, KPU menyiapkan 3.228 kotak suara yang kini sudah selesai dirakit dan sebanyak 171.191 surat suara untuk pemilihan presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi Jawa Timur dan DPRD Kota Probolinggo. 

“Jumlah tempat pemungutan suara 605 TPS,” pungkasnya. 

Sementara itu, Wali Kota Habib Hadi mengingatkan penyelenggara pemilu untuk berhati-hati dengan distribusi logistik dan kondisi surat suara. Apalagi saat ini musim penghujan.

KPU diminta memberi pemahaman kepada masyarakat, kalau surat suara yang rusak bisa diganti. 

“Kalau surat suaranya diketahui rusak saat hendak mencoblos, masyarakat harus menghubungi petugas. Jangan takut minta ganti,” ujar Habib Hadi,

Selain itu, Hadi meminta KPU jangan terlambat mendistribusikan surat suara, sehingga diprotes warga. 

Pemkot juga akan membantu KPU demi kelancaran dan keamana pemilu. 

Dalam kesempatan itu, Wali kota mengimbau seluruh masyarakat untuk mensukseskan pemilu 2019. 

“Masyarakat harus sdatang ke TPS memberikan hak suaranya. Karena satu suara menentukan masa depan kita, sosialisasi harus digencarkan agar angka partisipasi masyarakat terhadap pemilu meningkat,” pungkasnya.  

Pewarta : Agus Salam
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Probolinggo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]probolinggotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]probolinggotimes.com | marketing[at]probolinggotimes.com
Top