Hindari Jalan Berlubang, Dua Sepeda Motor Adu Banteng, Satu Pengendara Tewas

Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan remuk dan menjadi tontonan warga  (Agus Salam/Jatim TIMES)
Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan remuk dan menjadi tontonan warga (Agus Salam/Jatim TIMES)

PROBOLINGGOTIMES – Dua sepeda motor terlibat tabrakan di jalan Dendles, Desa Dringu, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Peristiwa yang berlangsung, Minggu (12/5) sekitar pukul 15.10 tersebut, membawa korban satu meninggal dan seorang lagi kritis.

Keduanya dibawa ke RSUD dr Muhamad Saleh. Korban meninggal atas nama Husein (35) warga Desa Randuputih, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, disemayamkan di kamar mayat (Jenazah). sedang lawannya Samsul warga Blok Joboan, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). 

Akibat kecelakaan adu banteng atau adu muka tersebut, dua kendaraan sama-sama rusak parah. Yakni kendaraan matik beat putih bernopol N 4314 NBB  dikendarai korban Husein. Sepeda motor jenis laku Ninja 2 tak vernopol M 454 PIN dikendarai Samsul. Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan datang dari dua arah berlawanan yaitu, dari barat dan timur melintas di jalan yang lebarnya 4 meter. 

Senandi (61) saksi di lokasi kejadian menyebut, Ninja hijau metalik dari arah timur melaju kencang. Saking kencangnya, hingga menghantam sepeda motor beat putih yang menghindar dari lubang. Korban meninggal Husein sempat terpental, lepas dari kendaraannya. Beberapa meter ke arah barat. “Enggak tahu mabuk apa endak. Pokoknya kencang. Saya melihat langsung,” tandasnya.

Sore itu Senandi yang warga setempat tengah merumput (Ngarit). Karena mendengar bunyi knalpot nyaring, ia menoleh ke jalan raya. Dalam hitungan detik, kendaran jenis laki 2 tak tersebut terlibat kecelakaan dengan matik. “sepertinya sama-sama menghindari lubang. Yang dari barat ke selatan, yang dari timur, ke utara. Jadi adu muka. Kalau sepeda motor yang dari barat jalannya pelan. Yang dari timur kencang sekali,” tambahnya.

Informasi yang dihimpun di RSUD menyebut, korban meninggal dari rumah Doris, Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo. Korban yang dikabarkan menjual ikan di Pasar Dringu, ke rumah Doris membayar uang ikan. Istri dari dua korban menunggui suaminya di RSUD. Istri Husein tampak shok melihat suaminya terbujur tak bernyawa di kamar mayat.  Sambil sesenggukan, ia memijit-mijit tangan Husein dan meminta suaminya bangun.

Kedua korban dari lokasi kejadian ke RSUD diangkut kendaraan dinas Sabhara. Meski tidak terlalu ramai dengan kendaraan, namun kecelakaan tersebut sempat memacetkan arus lalu lintas. Mengingat, warga yang ingin melihat kecelakaan itu, berkerumun di tengah jalan. Tanpa disuruh, warga mengatur arus lalu lintas, agar kemacetan segera dapat diatasi. Hingga pukul 18.15, Kanit Laka Polres Probolinggo Ipda Nyoman belum bisa dihubungi.

Pewarta : Agus Salam
Editor : A Yahya
Publisher :
Sumber : Probolinggo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]probolinggotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]probolinggotimes.com | marketing[at]probolinggotimes.com
Top