Banyak Bak Sampah di Jalanan Hilang, Ini Kata Kepala BLH Kota Probolinggo

Bak sampah gantung di Jalan Panjaitan Kota Probolinggo hilang dan rusak (Agus Salam/Jatim TIMES)
Bak sampah gantung di Jalan Panjaitan Kota Probolinggo hilang dan rusak (Agus Salam/Jatim TIMES)

PROBOLINGGOTIMES – Bak sampah tanam dan menggelantung di sejumlah ruas jalan Probolinggo rusak, bahkan banyak yang hilang. Karena itulah Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Probolinggo, akan memperbaikinya secara bertahap. Alasannya, menyesuaikan dengan ketersediaan dana.

Hal tersebut diungkap Kepala BLH Budi Krisyanto, Rabu (15/5) sore melalui selulernya. Hanya saja, pria yang dikenal dengan nama Budikris tersebut, tidak menjelaskan apakah perbaikannya sudah dimulai atau belum. Dan di jalan apa saja yang menjadi prioritasnya.

Mengingat, bak yang perlu atau segera dibenahi atau diganti hampir di seluruh ruas jalan. Seperti di Jalan Sorekarno-Hatta, Jalan Panglima Sudirman, Panjaitan, Akhmad Yani, Suroyo, Gatot Subroto, Pahlawan dan beberapa jalan lainnya di tengah kota. Ada yang tinggal penyangganya, sedang bak sampahnya hilang.  

Budikris mengatakan, masih menginventarisir  bak sampah yang terpasang di pinggir jalan atau trotoar. Untuk mengetahui jumlah bak sampah yang rusak dan yang hilang dan yang perlu diperbaiki atau diganti. ôBelum tahu jumlahnya. Kami masih meninventarisir. Kalau rusak kami perbaiki. Kalau baknya hilang, ya kami ganti,ö tandasnya.

Mantan Asisten Perekonomian dan Pembangunan ini menyebut, bak sampah rusak karena termakan usia dan cuaca. Ada pula yang sengaja dirusak tangan jahil dan faktor lain. Budikris tidak mau mencari siapa yang merusak, tetapi fokus pada perbaikan. ôPerbaikan tanggunjawab kami. Tapi bertahap menyesuaikan anggaran,ö pungkasnya.

Sementara itu, Numan tukang becak yang nyanggong di depan RSUD mengatakan,bak sampah rusak karena usia dan ulah tangan jahil. Seperti bak sampah gantung selatan halte RSUD dr Muhamad Saleh, yang tinggal penyangganya yang masih berdiri. Sedang dua sampah yang menggantung, sudah tidak ada. ôKami tidak tahu pasti penyababnya,ö ujarnya.

Dimungkinkan, besi penyangga bak sampah tidak mampu menahan beratnya sampah hingga melengkung. Disebutkan, yang membuang sampah bukan pengendara atau pejalan kaki, tetapi warga yang dekat dengan bak sampah. ôSampah rumah tangga. Yang buang ya warga dekat sini. Penuh sampai dibuang di luar bak sampah,ö ujarnya.

Numan menyebut, bak sampah rusak dan hilang sudah lama namun tidak diperbaiki. Ia berharap, lokasi bak sampah dipindah, karena dekat lahan parkir dan halte RSUD. Warga tidak betah duduk berlama-lama di halte, karena bau menyengat. ôKalau bisa ya dipindah saja. Jangan dekat halte. Apalagi di sini ada PKL yang berjualan makanan dan minuman,ö pungkasnya.

Agus Salam

Pewarta : Agus Salam
Editor : Sri Kurnia Mahiruni
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Probolinggo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]probolinggotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]probolinggotimes.com | marketing[at]probolinggotimes.com
Top