Angkut Batu Bara, Dumb Truck Terguling di Probolinggo

Dumb truck bermuatan batu bara guling di jalan Lingkar Utara (Anggrek) Kota Probolinggo (Agus Salam/Jatim TIMES)
Dumb truck bermuatan batu bara guling di jalan Lingkar Utara (Anggrek) Kota Probolinggo (Agus Salam/Jatim TIMES)

PROBOLINGGOTIMES – Truck bermuatan batu bara terguling di jalan Anggrek, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, Minggu (19/5) sekitar pukul 14.30 WIB. 

Tidak ada korban dalam kecelakaan tunggal tersebut. Hanya saja seluruh muatan tumpah hingga ke lahan pertanian (Sawah) milik warga.

Dumb truck bercat merah tua tersebut terguling, setelah menghindari kendaraan mini bus yang datangdari arah berlawanan (Barat). 

Kendaraan yang dimaksud tidak diketahui identitasnya, mengingat setelah lolos mendahului (Menyalip) kendaraan lain, kabur kearah timur. 

Sementara truck yang menghindar menghantam batas jalan hingga guling.

Belum diketahui kerugian kecelakaan dibarat tikungan perbatasan Kelurahan Pilang dengan Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan tersebut. 

Hosairi (44) pengemudi truk mengaku, hanya sebatas sopir yang tidak tahu menahu soal harga batu bara yang diangkutnya. 

Bahkan ongkos muatan dari Pelabuhan ke Ngoro, Kabupaten Mojikerto, juga tidak tahu.

Dumb tkuck bernopol N 9643 UR penyok di bagian kabin dan bak sisi, akibat menghantam besi pembatas jalan, hingga truck tidak sampai terjun ke sawah. 

Kecelakaan tersebut tidak mengakibatkan jalanan macet, karena truk yang guling, posisinya diluar jalan raya. 

Hingga pukul 17.00 WIB truck belum dievakuasi menunggu kendaraan penarik datang

Hosairi mengatakan, truk yang dikemudikan guling akibat menghindari avanza yang datang dari arah berlawanan (Barat). 

Hal itu dilakukan untuk menghindari korban jiwa. Pria yang tinggal di Jalan Ikan Kerapu, Kelurahan Mayangan, Kecamatan Mayangan itu tidak menyangka kalau ada kendaraan mendahului. 

“Ya karena marka jalannya kan tidak putus putus. Semua kendaraan dilarang mendahului. Ini mendahului,” tandasnya.

Dengan reflek, Hosairi membuang kendaraannya dengan cara banting setir ke arah kiri hingga menghantam besi pembatas jalan. 

Dalam situasi tidak stabil, truk bermuatan batubara itu kemudian guling dan seluruh muatannya tumpah ke sawah. 

“Enggak tahu Avanzanya lari. Siapa yang mau ngejar. Lawong saya sendiri kecelakaan. Apalagi berlawanan arah. Batubara ini mau dibawa ke pabrik di Ngoro, Mojokerto. Ambil di pelabuhan,” pungkas Hosairi.

Pewarta : Agus Salam
Editor : Heryanto
Publisher :
Sumber : Probolinggo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]probolinggotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]probolinggotimes.com | marketing[at]probolinggotimes.com
Top