Pencari Barang Bekas di Probolinggo Mendadak Ditemukan Meninggal

Atim Warga RT 3 RW 12 Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo ditemukan tewas di rumah tinggalnya (Agus Salam/Jatim TIMES)
Atim Warga RT 3 RW 12 Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo ditemukan tewas di rumah tinggalnya (Agus Salam/Jatim TIMES)

PROBOLINGGOTIMES – Atim (70) Warga RT3 RW 12, Kelirahan Mangunharjo, Kecamatan mayangan Kota Probolinggo, ditemukan tewas di dalam rumahnya, Kamis (4/7) sekitar pukul 12.00 WIB. 

Dipastikan bapak yang kesehariannya mencari barang bekas atau urup-urup tersebut meninggal Karena sakit.

Hanya saja belum diketahui penyakit yang bersarang ditubuh korban. 

Namun, warga menyebut yang bersangkutan memiliki penuakit kusta (Lepra) sejak lahir. 

Seperti pengakuan, Hafid (62) tetangga korban di lokasi penemuan. 

Disebutkan, Atim tidak punya sanak-keluarga sehingga tinggal sendirian di rumahnya, bahkan tidak punya istri dan anak.

Menuruitnya, bapak yang membujang hingga berusia lanjut tersebut diketahui meninggal setelah warga membuka pintu belakang rumahnya. 

Warga curiga dengan bau busuk yang diciumnya 2 hari sebelumnya. 

“Setelah pintu dibuka, dugaan warga benar. Atim sudah tak bergerak membujur kaku ke selatan-utara. Tubuhnya bengkak,” ujar Hafid.

Meski korban dalam beberapa hari tidak kelihatan, warga tidak menyangka kalau Atim meninggal. 

Sebab menurut Hafid, korban terbiasa menyendiri di dalam rumahnya, sehingga warga tidak curiga bau menyengat. 

“Warga sempat nyari, tapi gak ketemu asal bau. Dikira bau bangkai tikus atau kucing,” tandasnya.

Setelah 2 hari tidak ketemu dan bau bangkai tambah menyengat, akhirnya warga curiga. 

Beberapa warga kemudian memberanikan diri membuka pintu belakang rumah korban.

Ternyata, dugaan warga benar, Atim ditemukan meninggal dan tubuhnya membengkak. 

“Kami kemudian laopr pak ketua RT, Kelurahan dan Polsek Mayangan,” tambahnya.

Saat ditanya tentang tahlil, Hafid mengatakan korban akan ditahlilkan dengan biaya urunan. 

Menurutnya, Atim akan dikebumikan di tempat pemakaman umum terdekat, tanpa harus menunggu keluarhganya. 

“Enggak punya keluarga. Selama korban tinggal di sini, tidak ada keluarga yang menjenguk. Jadi kami tidak tau keluarga korban,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kapolsek Mayangan Polres Probolinggo Kota Kompol Firman membenarkan, kalau pria yang membawa becak saat mencari barang bekas tersebut, meninggal karebnna sakit. 

Hanya saja, ia mengaku tidak mengetahui penyakit yang diderita korban. 

“Informasi dari warga begitu. Hanya kami belum tahu penyakitnya. Ya, nunggu hasil visum dokter,” ujarnya.

Mengingat, korban tidak memiliki sanak saudara, segala urusan oleh kapolsek diserahkan ke pemkot. 

Baik itu soal pemakaman plus tahlilan serta rumah dan isinya serta becak yang dipakai mencari barang bekas. 

“Terserah pemerintah. Kalau buntu di pemerintah kelurahan, Biar pemkot yang menyelesaikan. Ya, tentunya pemerintah rembuk dengan warga,” pungkas kapolsek Kompol Firman.

 

Pewarta : Agus Salam
Editor : Heryanto
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Probolinggo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]probolinggotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]probolinggotimes.com | marketing[at]probolinggotimes.com
Top