Sampah Selalu jadi Masalah Serius, Berikut 7 Negara Penghasil Sampah Terbesar, Ada yang Sampai 14 Juta Ton Perhari

Gurun sampah ban di Kuwait yang terlihat dari angkasa (Daftarpopuler)
Gurun sampah ban di Kuwait yang terlihat dari angkasa (Daftarpopuler)

PROBOLINGGOTIMES, MALANG – Baru-baru ini, Indonesia sempat memgembalikan lima kontainer berisi sampah dari Amerika. 

Untungnya, hal tersebut segera bisa diketahui dan bisa dikembalikan. Jika tidak, Indonesia bisa jadi tempat sampah bagi negara maju.

Nah, berbicara mengenai sampah yang selalu ada dimana saja, baik itu di rumah, tempat wisata laut dan sebagainya, berikut ini ada lima negara yang menjadi produsen sampah terbesar di dunia.

1. Kuwait

Negara Kuwait merupakan salah satu negara kaya di dunia. 

Selain menjadi pengekspor minyak bumi terbesar di dunia, ternyata negara Kuwait juga menyimpan permasalahan pelik mengenai sampah.

Berdasarkan penelitian, dalam sehari saja, per orang di Kuwait membuang sampah sebanyak 5,27 kg. Jika jumlah tersebut dikalikan dengan jumlah penduduk Kuwait yang sekitar 2,6 juta jiwa, maka setiap harinya, maka Kuwait menghasilkan 14 juta ton.

Yang lebih miris lagi, salah satu gurun yang ada di negara Kuwait menjadi kuburan ban-ban bekas dari kendaraan. 

Bahkan yang cukup membuat terbelalak, menelan ludah, jumlah ban-ban bekas yang dibuang di sana berjumlah tujuh juta ban. Dan kuburan ban tersebut, kabarnya juga sampai terlihat dari luar angkasa.

2. Antigua dan Barbuda

Negara ini memang jarang sekali terdengar. Negara ini berada di wilayah kepulauan karibia yang banyak didominasi dengan pemandangan laut yang sangat indah. 

Sehingga tidak salah jika negara tersebut banyak mendapatkan pendapatan dari sektor pariwisata.

Namun dengan tingginya pendapatan dari sektor pariwisata berarti juga banyak wisatawan yang berkunjung ke negara tersebut.

Hal ini akan menimbulkan permasalahan sendiri yakni terkait sampah.

Setiap harinya rata-rata sampah yang dibuang dari perorang seberat 5,5 kg. 

Dan jumlah tersebut dikalikan dengan jumlah penduduknya sekitar 91 ribu jiwa dan ditambah banyak wisatawan jumlah bisa mencapai 500 ribu ton lebih perhari.

Dengan jumlah sebanyak itu, serta melihat Kepulauan Karibia yang tak memiliki wilayah yang begitu luas nampaknya akan menjadi permasalahan serius jika tidak segera ditangani.

3.  Saint Kitta dan Nevis

Negara ini masih berada di wilayah Kepulauan Karibia. Dan negara ini merupakan tempat pertama yang diunggah oleh orang Eropa ketika sampai di Kepulauan Karibia.

Negara ini merupakan negara terkecil di Amerika dengan luas wilayah yang hanya 174 km. 

Waste Management World melaporkan jika negara ini menempati peringkat ketiga sebagai produsen sampah terbesar di dunia. 

Dan setiap harinya, per orang dari penduduknya menghasilkan sampah sebesar 5,45 kg atau sekitar 300 ribu ton lebih perharinya.

Nah jika melihat jumlah sampah yang dihasilkan, nampaknya wilayah negara ini tak akan mampu menampung jumlah sampah perharinya dalam waktu yang lama. Jika tidak segera diatasi, tentunya negara ini akan menjadi negara sampah.

4. Sri Lanka

Meskipun Sri Lanka dijuluki Permata Samudra Hindia, namun negara Sri Lanka ternyata juga menjadi produsen sampah terbesar. 

Setidaknya, 5,1 kg sampah, dihasilkan oleh setiap orang penduduk di negara Sri Lanka.

Gawatnya lagi, sampah tersebut dikhawatirkan juga membahayakan gajah. 

Pasalnya, seringkali terlihat, gajah mencari makanan didekat tumpukan sampah.

Selain itu, tumpukan sampah di Sri Lanka juga sempat memakam korban pada beberapa tahun lalu. 

Tumpukan sampah setinggi 92 meter runtuh dan menewasakan 10 orang pada 2017.

5. Pulau Sampah Pasifik

Pengurangan sampah plastik harus dilakukan oleh semua orang. 

Sebab saat ini di lautan lepas terdapat sebuah pulau yang dinamakan Pulau Sampah Pasifik. 

Pulau tersebut terbentuk dari kumpulan sampah-sampah yang saling menyatu dan sudah ada sejak puluhan tahun yang lalu, tepatnya tahun 90 an.

Kondisi pulau tersebut,  sekarang masih terus membesar hingga saat ini. 

Bahkan saat ini diketahui, jika pulau tersebut memiliki luas sebesar 1,6 juta kilometer. 

Pulau ini terdiri dari berbagai macam sampah. Namun 90 persen diantaranya merupakan sampah plastik.

Jika pulau ini terus membesar, maka pulau ini tentunya akan menjadi ancaman bagi biota laut di sekitarnya dan bisa juga berdampak ke berbagai belahan dunia.

6. Indonesia

Seorang peneliti dari sebuah Universitas di Amerika memaparkan, jika Indonesia merupakan negara nomor dua penyumbang sampah plastik didunia.

Dan sampah plastik ini merupakan sampah yang berbahaya. 

Namun bukan plsatik besar yang terlibat oleh mata yang berbahaya, melainkan partikel plastik yang terkandung dalam air dilautan.

Namun untuk upaya mengurangi itu, Indonesia telah mencanangkan Rencana Aksi Nasional (RAN) dengan anggaran 1 miliar dollar.

7. China

Cina merupakan negara dengan penduduk terbanyak di dunia. 

Tak ayal, dengan jumlah penduduk yang terbanyak tersebut, juga berdampak dengan adanya jumlah produksi sampah yang begitu besar setiap harinya.

Cina juga menjadi negara yang menduduki peringkat pertama menghasilkan sampah plastik didunia. 

Pada 2017 Cina menyerap 1,5 ton sampah plastik dari berbagai negara until didaur ulang.

Namun tidak hanya menerima sampah plastik saja, namun Cina juga mendaur ulang sampah plastik mereka sendiri. Tapi, selanjutnya, Cina membatasi sampah plastik yang masuk kenegaraya sebesar 60 ribu ton saja. Hal tersebut menyusun pertimbangan dari Cina yang mengalami polusi udara yang menganggu.

Nah itulah tadi Sahabat MalangTimes, mengenai informasi negara-negara yang menjadi produsen sampah terbesar didunia dirangkum dari Daftar Populer dan sumber lainnya. 

Sekian dulu informasinya, nantinya terus berita menarik lainnya hanya di MalangTimes.com


 

 

Pewarta : Anggara Sudiongko
Editor : Heryanto
Publisher :
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]probolinggotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]probolinggotimes.com | marketing[at]probolinggotimes.com
Top