Wadahi Pencinta Balap, Wali Kota Probolinggo Janji Bangun Sirkuit

Wali Kota  Probolinggo, Hadi Zainal Abidin (Pakai Baju Hijau Tengah) saat menjajal sirkuit Jalan Panglima Sudirman (Agus Salam/Jatim TIMES)
Wali Kota Probolinggo, Hadi Zainal Abidin (Pakai Baju Hijau Tengah) saat menjajal sirkuit Jalan Panglima Sudirman (Agus Salam/Jatim TIMES)

PROBOLINGGOTIMES – Pemkot Probolinggo akan membangun sirkuit motor. Bahkan, tahun depan (2020) para pencinta balap sepeda motor sudah bisa latihan di sirkuit tersebut. Hanya saja, belum diketahui kapan dan dimana sirkuit adu kecepatan roda dua itu akan dibangun atau didirikan.

Janji tersebut disampaikan Wali Kota Hadi Zainal Abidin, saat membuka Kejurprov (Kejuaraan Peovinsi) balap motor, Wali Kota Cup, Minggu (21/7). Ajang piala wali kota seri V tersebut berlangsung di jalan raya Panglima Sudirman, depan kantor wali kota.

Selain, meminimalisir kecelakaan akibat balap liar, Hadi berkeinginan membangun lapangan balap motor untuk mewadahi para remaja yang hobi balap motor. Mengingat, setiap kali ada ajang road race, jumlah pembalap selalu bertambah, begitu juga dengan penontonnya.

Bahkan tidak sedikit pembalap asal Kota Probolinggo yang sudah berkarier di Nasional bahkan, hingga ke ajang Asia-Pasifik. Seperti Deny Triyugo, pembalap asal Jalan Cokro, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota setempat. “Kami akan mewadahi mereka. Kami kepingin pembalap sini mengikuti pendahulunya, mas Deni,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Hadi, belum memastikan dimana dan kapan pembangunan sirkuit akan dimulai. Namun begitu, ia memberi lampu hijau, kalau mulai tahun depan para pembalap sudah bisa latihan di sirkuit yang dijanjikan tersebut. “Tahun depan sudah bisa ditempati latihan,” ujarnya tanpa menyebut lokasinya.

Nantinya, setelah sirkuit yang akan dibangun selesai seluruh aktivitas akan ditempatkan di sirkuit tersebut. Pemkot sudah tidak akan mengizinkan jalan raya Panglima Sudirman sebagai lintasan balap motor (Road Race) “Kewajiban kami memfasilitasi. Kalau sudah punya sirkuit tetap, jalan ini sudah tidak bisa dipakai sirkuit lagi. Untuk sekolah pembalap, kami akan berkoordinasi dulu dengan IMI (Ikatan Motor Indonesia, Red.),”j pungkasnya.

Usai melepas, Wali Kota Hadi bersama ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghaffiur menjajal lintasan jalan panglima Sudirman. Di belakangnya diikuti puluhan pembalap anaka anak (Moto Mini Gp). Hadi yang mengendarai Honda CBR 250 CC, menjajal sirkuit hanya satu kali putaran. Sebelum meninggalkan arena balap wali kota berkesempatan meninjau persiapan pembalap.

Sementara itu, kejurprov yang diselenggarakan pertama kali tersebut diikuti 346 peserta, terbagi 323 pembalap dewasa dan 23 pembalap anak-anak. Mereka akan beradu kecepatan di 25 kelas berbeda. Pesertanya dari usia remaja hingga anak-anak di bawah 9 tahun. Di sirkuit non permanen yang memiliki panjang sekitar 900 meter ini, para pembalap diadu nyalinya di tiga tikungan tajam.

Sedang para peserta juga dituntut ketahanan fisik dan kendaraannya. Mereka harus beradu kecepatan di trek atau lintasan lurus sejauh 350 meter, lebar 8 meter. Sementara, start dimulai pukul 08.30 hingga sore. Selain mengejar posisi, di ajang tersebut pembalap juga mendapatkan hadiah hiburan dan trofi dari panitia.

Pewarta : Agus Salam
Editor : A Yahya
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Probolinggo TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]probolinggotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]probolinggotimes.com | marketing[at]probolinggotimes.com
Top