Tiga dari Empat Korban Meninggal dalam Kebakaran di Batu Siswi SD Alam Ar-Rohmah

Waka Kesiswaan SD Alam Ar-Rohmah Eko Wahyudi saat menunjukkan foto ketiga korban meninggal dalam  kebakaran di Kota Batu. (Arifina Cahyanti Firdausi,MalangTIMES)
Waka Kesiswaan SD Alam Ar-Rohmah Eko Wahyudi saat menunjukkan foto ketiga korban meninggal dalam kebakaran di Kota Batu. (Arifina Cahyanti Firdausi,MalangTIMES)

PROBOLINGGOTIMES, MALANG – Duka mendalam juga sangat dirasakan SD Alam Ar-Rohmah yang berada di Jl Raya Jambu No 1 Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Ya, dalam kebakaran yang merenggut empat korban di rumah  Jalan Hasanudin No 35A RT 02 RW 05, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Selasa malam (23/7), tiga di antaranya adalah siswi di SD Alam Ar-Rohmah. Mereka adalah Rahma Ramadhan (siswi kelas 4E), Nellah Fatimah Sholehah (kelas 3C), dan Annisa Dzakirah (kelas 1B).

"Dari 4 korban, 3 siswi di kami, SD Alam Ar-Rohmah. Kami mendengar kabar tersebut sudah sejak pukul 22.00 semalam. Tapi informasi fix-nya baru saya pastikan tadi pagi. Setelah dikonfirmasi, ternyata memang benar mereka siswi kami. Kami  berduka yang mendalam," ujar Waka Kesiswaan SD Alam Ar-Rohmah Eko Wahyudi saat ditemui MalangTIMES, Rabu (24/7).

Pagi ini, pihak sekolah juga telah menggelar salat ghaib dan doa bersama untuk ketiga siswi tersebut. Beberapa  guru dan murid juga telah berangkat untuk takziah ke kediaman rumah korban.

Rencananya, empat bersaudara korban kebakaran tersebut akan dimakamkan di belakang krematorium Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo Kota Batu. "Yang jelas, saat ini kami masih menunggu kabar dari orang tua yang bersangkutan. Dari kabar yang didengar memang, nanti mungkin akan langsung dibawa ke belakang krematorium untuk segera dimakamkan," imbuhnya. 

Peristiwa memilukan kebakaran yang merenggut nyawa 4 bocah tersebut dipicu lilin. Lilin tersebut digunakan saat listrik padam sejak pukul 18.30 malam. Namun, saat lampu kembali menyala, lilin tidak dimatikan. Lilin malah terjatuh di sekitar tempat tidur dan akhirnya membakar barang-barang di sekitarnya sehingga membesar dan membakar rumah.

Rumah itu ditempati pasutri Abdullah dan Herlina. Mereka tinggal bersama enam anaknya. Yang meninggal karena kebakaran adalah anak pertama sampai keempat. Sedangkan anak kelima dan keenam bisa diselamatkan.

Pewarta : Arifina Cahyati Firdausi
Editor : Yunan Helmy
Publisher : Debyawan Dewantara Erlansyah
Sumber : Malang TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]probolinggotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]probolinggotimes.com | marketing[at]probolinggotimes.com
Top