Penyidik Kejari Sita ‘Buku Babon’ Aliran Korupsi Dispora Kabupaten Pasuruan

Denny Saputra
Denny Saputra

PROBOLINGGOTIMES, PASURUAN – Dugaan praktik korupsi di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan kian terang benderang. Ini setelah penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan menyita barang bukti berupa ‘buku babon’ alias catatan keluar masuk uang yang berasal dari anggaran tahun 2017.

‘Buku babon’ yang disita dari tersangka LW ini berisi catatan dan bukti transfer antar rekening bank ke sejumlah orang. Bukti transfer itu juga termasuk kepada mantan Kepala Dispora, AM, yang kerap meminta kiriman uang diluar jam kerja dan saat hari libur.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Pasuruan, Denny Saputra, menyebut, dalam ‘buku babon’ tersebut berisi catatan penggunaan anggaran yang bukan untuk menunjang kegiatan Dispora. Pengelolaan anggaran yang seharusnya dilakukan Bendahara Dispora justru dilakukan oleh tersangka LW.

“Kami masih mendalami alat bukti berupa buku pintar yang berisi aliran anggaran Dispora. Ada indikasi keterlibatan pihak lain untuk me-mark up dan akal-akalan dalam mengelola anggaran,” kata Denny Saputra.

Denny menjelaskan, dalam alat bukti itu banyak catatan yang menunjukkan aliran dana hasil dari mark up anggaran untuk kegiatan di tahun 2017. Alat bukti ini  merupakan indikasi rekayasa dan permainan kotor tersangka me-mark up anggaran negara. "Alat bukti ini akan menjadi petunjuk untuk lebih membuka secara gamblang kasus korupsi berjamaah di Dispora Kabupaten Pasuruan," jelasnya.

Pewarta : Arisandi Pasuruantimes
Editor : A Yahya
Publisher : Sandi Alam
Sumber : Pasuruan TIMES
-->
Redaksi: redaksi[at]probolinggotimes.com

Informasi pemasangan iklan
hubungi : info[at]probolinggotimes.com | marketing[at]probolinggotimes.com
Top