Erli menunjuk tempat kendaraannya yang hilang diparkir di depan rumahnya i(Agus Salam/Jatim TIMES)

Erli menunjuk tempat kendaraannya yang hilang diparkir di depan rumahnya i(Agus Salam/Jatim TIMES)



Kota Probolinggo, belum aman dari aksi pencurian kendaraan bermotor. Senin (8/7) sekitar pukul 13.00, kendaraan roda dua milik Erlinus Slova Ilius Inada (45), hilang. Motor matik yang dibelinya Januari 2019 lalu itu, dibawa kabur 2 pelaku.

Erli, begitu biasa disapa, sempat melihat salah satu pencuri mengeluarkan motornya dari depan rumahnya. Namun, karena ia seorang perempuan kalah gesit dengan pelaku. Begitu pemilik sampai di pintu pagar rummah, 2 pelaku sudah berada diujung gang, Dan setelah sampai di jalan  Cokro. Pelaku kabur ke arah selatan.

Kronologi tersebut diungkap Erli beberapa saat setelah sepedr moto matik Beat bernopol N 5183 R itu, dibawa kabur maling. Disebutkan, ia mengetahui sepeda motor yang diparkir di timur teras rumahnya hilang, setelah diberitahu pembantunya. Pembantu yang tengah berada di lantai dua tersebut memberitahukan, kalau ada yang memindah sepeda motornya.

“Kelihatan pembantu saya dari atas. Saya kan ada di lantai dasar. Langsung saya keluar. Tapi dua pelaku sudah ada diujung barat gang,” aku perempuan yang tinggal di Gang Anggrek, Jalan Cokro RT 3 RW 10 Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran tersebut.

Erli menyebut, situasi gang Anggrek, siang itu memang sepi. Ia bersama putrinya dan ibunya sedang menyelesaikan kue pesanan. Perempuan berjilbab tersebut mengaku, tidak mendengar kalau pelataran rumahnya dimasuki seorang lelaki tak dikenal. Padahal, saat pintu gerbang pagar dibuka, pasti berbunyi. Mengingat, pintu gerbangnya memakai rel dengan system dorong dan tarik saat dibuka dan ditutup. 

Namun siang itu Erli mengaku, tidak mendengar suara apapaun, termasuk bunyi pintu pagar dibuka. Padahal siapapun yang membuka gerbang pagar, pasti berbunyi. Ditambahkan, setiap  berada di rumah pintu pagar selalu ditutup, namun tidak digembok, kecuali malam hari. “Ditutup, tapi enggak digembok. Satu pelaku masuk rumah, sedang temannya di luar,” tandasnya.

Atas kejadian yang dialaminya, Erli mengaku sudah lapor ke Polres Probolinggo Kota, namun, belum memperoleh surat laporan. Penyebabnya, korban tidak membawa kelengkapan surat kenndaraan, sehingga oleh petugas diminta untuk diambil. 

“Barusan saya dari mapolresta. Pulang untuk ambil BPKB. Karena waktu melapor, BPKB enggak saya bawa. Sebentar lagi saya mau kemapolresta lagi. Ya, melapor,” tambahnya.


End of content

No more pages to load